Bogor, Visinews.net—Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) kembali merilis hasil survei tingkat elektabilitas bakal calon Walikota Bogor, pada Kamis (20/6/2024), di Sekretariat Nasional LS Vinus, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dari hasil survei LS Vinus, tingkat elektabilitas calon Walikota Bogor Dedie Rachim, berada di posisi tertinggi.

Berdasarkan rilis hasil survei LS Vinus, Dedie Rachim mencapai 27,00 persen, diikuti oleh Raendi Rayendra dengan 22,75 persen.

Posisi ketiga ada nama Sendi Fardiansyah dengan elektabilitas 11,00 persen.

Sementera itu, LS Vinus juga merilis hasil survei tingkat elektabilitas bakal calon Gubernur Jawa Barat pilihan masyarakat Kota Bogor.

Pada posisi pertama hasil survei bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ada di posisi teratas dengan 20,00 persen. Disusul oleh Ilham Habibie dengan 19,00 persen serta diurutan ketiga ada Bima Arya dengan elektabilitas 12,75 persen.

Dalam survei bakal calon Walikota Bogor kali ini, Founder Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, menerangkan bahwa tingkat elektabilitas bakal calon Walikota Bogor hari ini cukup menarik.

“Ini merupakan rilis hasil survei Pilkada 2024 yang kedua kali yang dilakukan oleh LS Vinus dimana sebelumnya kita telah melaksanakan survei pertama pada bulan April dan dirilis bulan Mei lalu.” Papar Yusfitriadi

“Dedie Rachim hari ini cukup kuat berada diposisi paling atas dan diikuti oleh Rayendra yang juga begutu masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kota Bogor.” Tambah Yus

Pada acara rilis survei kali ini, pembina LS Vinus, Rizki Riyanto yang juga merupakan tim olah data survei mengucapkan terimakasih kepada para media yang telah hadir dan meliput acara kali ini.

“LS Vinus akan melakukan survei secara berkala pada Pilkada tahun ini. Pekan depan Insya Allah kita akan mengadakan kembali rilis hasil survei tingkat elektabilitas bakal calon Bupati Bogor. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang sudah berkenan hadir dan meliput jalannya rilis survei kali ini.” Tutup Rizki

Bagas Safardan

Loading