BOGOR, VISINEWS.NET – Sejumlah Aktivis perempuan menggelar diskusi online malam tadi, (Sabtu, 03/09/2020). Diskusi yang mengusung tema ‘ Perempuan dalam ruang publik dan domestik’. Diskusi yang diselenggarakan oleh waroeng dialog food bersama kopi lawak tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada perempuan bahwa potensi perempuan di ruang publik sangat besar.

Dalam diskusi tersebut beberapa narasumber yang hadir diantaranya Ketua KPU Kabupaten Bogor, Umi Wahyuni dan LAKPESDAM PBNU, Nurun Nisa. Dipandu oleh moderator, Ita Nurmalita dan host Puput Sulistyo.

 

Ditengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih belum menemui titik akhir, peran perempuan memang tidak dapat diremehkan, Baik di ruang publik maupun domestik. Meskipun sudah berada di era emansipasi, ternyata masih banyak sekali ditemukan tindak diskriminasi terhadap perempuan.

“Salah satu bentuk diskriminasi terhadap perempuan yang paling mudah dilihat adalah adanya KDRT.” Ucap Lakpesdam PBNU, Nurun Nisa.

Diharapkan, dengan adanya Diskusi seperti ini dapat membawa perubahan besar bagi perempuan yang saat ini masih tidak menyadari menjadi korban patriarki.

 Belakangan ini, banyak sekali ditemukan kasus Perempuan yang merundung sesama perempuan. Seperti halnya body shaming yang banyak sekali dilontarkan perempuan ke perempuan lain. Karena itu, penting disadari bahwa Emansipasi perempuan bukan hanya kesetaraan gender, melainkan harus tumbuhnya rasa Women support women di antara sesama Perempuan.

“Kesetaraan gender tidak harus diteriakkan, melainkan mulailah dari mengevaluasi diri sendiri”. Pungkas Ketua KPU Kabupaten Bogor, Umi Wahyuni.

 324 total views,  3 views today