Bogor, Visinews.Net – Bupati Bogor, Ade Yasin meminta para pelaku usaha bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Bogor, TNI, dan Polri untuk untuk mencapai target 100.000 vaksinasi Covid-19 per hari di Kabupaten Bogor.
Hal tersebut disampaikan Ade Yasin saat menghadiri Vaksinasi Massal di SICC Sentul, Babakan Madang, Senin (16/8).
Ade Yasin mengungkappkan para pelaku usaha dapat mencontoh kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh pihak Sentul City Sentul Kabupaten Bogor untuk mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi covid-19.
“Tugas kita berkaitan dengan vaksinasi seperti yang sudah disampaikan oleh Menko Marves bahwa 4,2 juta itu bukan target yang kecil. Kita harus bekerja bersama-sama, dengan TNI, Polri, dan pihak swasta agar 100.000 vaksinasi per hari bisa tercapai,” ungkap Ade Yasin.
Ade Yasin juga mengatakan vaksinasi massal terus gencar dilakukan oleh PemKab Bogor di 40 Kecamatan setiap hari Senin dan Rabu dengan target dua ribu vaksinasi per hari di setiap Kecamatan.
“Kita ingin target yang diberikan oleh Menko Marves sampai akhir September sebanyak 4,2 juta bisa tercapai, Pemerintah Pusat akan segera mengirim bantuan vaksin untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ade Yasin menyatakan Kabupaten Bogor memiliki banyak tempat skala besar yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal, hanya saja terkendala oleh Tenaga Kesehatannya sebagai vaksinator.
“Kami juga sudah berkoordinasi dan meminta kepada pemerintah pusat atau Kemenkes RI agar bisa mengirimkan tenaga kesehatan yang sudah terlatih sebagai vaksinator ke Kabupaten Bogor, terutama dari daerah yang vaksinasinya sudah mencapai 70% seperti Jakarta,” tegas Ade Yasin.
Bupati Bogor tersebut berharap satu pekan kedepan 4 juta vaksin sudah dapat disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
“Mudah-mudahan minggu depan vaksin yang 4 juta itu turun. Untuk persentase sudah alhamdulilah sudah 900 ribu lebih, sudah hampir 12%, target kita di akhir Agustus 20%,” ungkap Bupati Bogor.
Dilain sisi, Berkaitan dengan PPKM Ade Yasin menyebut Kabupaten Bogor masih mengikuti PPKM level 4 walaupun sebenarnya sudah di level 3, tetapi karena masuk dalam aglomerasi, maka mengikuti dengan Jakarta, dan empat daerah lainnya.
“Kita masih belum bisa masuk mall dengan surat vaksin, tetapi kedepannya setelah 16 Agustus ini perpanjangan PPKM level 4 berakhir, mudah-mudahan mall-mall juga bisa buka. Untuk itu, kita meminta percepatan vaksin ini juga sebetulnya untuk memulihkan ekonomi, kalau sudah tercipta herd immunity sebanyak 70%, kita mudah untuk membuka tempat-tempat wisata dan tempat lainnya,” imbuhnya.